Jumat, 09 Agustus 2013

Indonesia Kaya, Pemuda Tak Boleh Hidup Miskin

Indonesia Kaya, Pemuda Tak Boleh Hidup Miskin 

Thu, 20/10/2011 - 17:58 WIB

Bersama SH : Satu Hati Membangun Negeri


AKARTA, RIMANEWS - Mantan Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional, yang juga Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Sahrin Hamid mengatakan saat ini, 60,35 persen pemuda Indonesia menganggur. Begitu juga 31,2 juta orang miskin Indonesia mayoritas adalah pemuda. Tak hanya itu, mayoritas orang miskin Indonesia tinggal di desa dimana sebesar 19 juta di antaranya adalah pemuda.

"Ini tantangan riil, dimana Indonesia adalah negara kaya akan sumber daya alam, terlalu naif kalau pemuda hidup miskin" katanya di acara diskusi publik dengan tema "Gerakan Pemuda dan Pelaksanaan Pasal 33 UUD 45" yang diselenggarakan Partai Rakyat Demokratik (PRD) di Jakarta Kamis (20/10/2011).

Menurut Sahrin, Pasal 33 UUD 1945 merupakan kekuatan Indonesia membangun ekonomi kerakyatan yang berbasis pada desa. Pemuda sebagai ujung tombak harus mampu berkontribusi dalam memajukan ekonomi nasional.

"Banyak peluang dan potensi yang bisa dimanfaatkan pemuda, baik dikota maupun didesa" tegasnya.

Pemerintah, kata Sahrin telah menyediakan anggaran yang cukup bagi pemuda untuk menggerakkan ekonomi desa menuju Indonesia sejahtera.

"Ada 1 Triliun lebih yang disediakan pemerintah untuk menggerakan ekonomi desa, dan jumlah ini akan terus bertambah, ada dana CSR yang bisa dimanfaatkan pemuda, dan Kredit Usaha Rakyat tanpa agunan" kata Sahrin, yang bakal maju pada kongres KNPI pada 25-28 Oktober 2011 bulan ini.

Selain itu, hal lain yang juga harus dilakukan pemuda untuk memecahkan persoalan bangsa saat ini adalah mendorong pemerintah membangun industri di desa-desa yang berbasis potensi desa. Bila itu dilakukan, otomatis bahan baku hasil olahan masyarakat setempat dan tenaga kerja khususnya pemuda desa bisa diserap oleh industri tersebut.

"Ini akan berimplikasi terhadap terbukanya ruang usaha baru. Melalui ruang usaha baru inilah kita harapkan akan lahir wirausaha-wirausaha baru, dalam hal ini para pemuda," tandasnya.

KNPI, kata Sahrin, harus menjadi garda terdepan untuk menggerakkan pemuda dalam memajukan dan membangun sektor ekonomi desa. Karena itu, KNPI harus menyiapkan sumber daya manusia, memetakan persoalan dan potensi para pemuda di desa-desa.

"Pemuda bergerak, satu harapan, satu hati. Maju terus pemuda Indonesia, " demikian Sahrin.[ian]


Sumber : Rima News

0 komentar:

Posting Komentar