Jumat, 09 Agustus 2013

Komunitas Motor Liar & Ajaran Sesat

Komunitas Motor Liar & Ajaran Sesat

Jajaran Polwiltabes Bandung Dan kapolres se-kota Bandung.
Dari kiri ke kanan : Ian (Ketua Forum aspirasi Kota Bandung) Lukman Budiman (Bareskrim Bayangan), Kapolres bandung Timur, Kapolwiltabes, Sahrin Hamid (Kapolri Bayangan), Wakil Kapolwil, Kapolres Bandung Tengah, Kapolres Bandung Barat, Hamzah (Presidium Police Monitoring)


Bersama Kapolri bayangan RI, Sahrin hamid yang juga anggota Komisi III DPR-RI berdialog dengan jajaran Polwiltabes Bnadung dan seluruh kapolres se kota Bandung. Pada doalog tersebut diungkapkan bahwa problem yang banyak dijumpai di Kota Bandung adalah maraknya komunitas motor liar yang mulai meresahkan warga.

Menurut Kapolwiltabes Kota Bandung Kombes Bambang biasanya Komunitas Motor terdaftar di kepolisian dan mereka umumnya taat pada peraturan dan rambu lalulintas. Namun akhir-akhir ini polisi banyak menjumpai komunitas yang ugal-ugalan, melakukan balapan liar sehingga membahayakan pengguna jalan lainnya. Untuk itu diperlukan penertiban terhadap hal-hal semacam ini.

Berita kehilngan anak juga marak di bandung. Berbeda dengan Jakarta yang kehilangan anak karena penculik. Di Bandung kasus yang terjadi umumnya karena mengikuti sekte atau ajaran yang sesat. Berita kehilangan anak sempat santer namun akhirnya dapat dilacak melalui surat yang dikirimkan oleh anak tersebut. setelah dilakukan penggerebekan ternyata didapatkan beberapa aktivitas yang menyesatkan.


Sumber : Lukman Budiman

0 komentar:

Posting Komentar