Kongres KNPI Mulai Panas
Jakarta, Padek—Nama Aburizal Bakrie dan Tommy Soeharto tiba-tiba muncul di arena Kongres XIII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Hotel Sahid Jakarta. Keduanya bukan sebagai calon ketua umum, tapi dikaitkan dengan dua kandidat kuat yang bakal bertarung memperebutkan kursi tertinggi di induk organisasi kepemudaan itu.
Aburizal Bakrie alias Ical dikaitkan dengan Taufan EN Rotorasiko, sedangkan Tommy Soeharto juga dihubungkan dengan kandidat lainnya, Akbar Zulfakar. Yang menarik, Taufan adalah menantu Ical yang didorong jadi ketum KNPI guna mendukung Ical di 2014.
Selain kedua nama itu, figur lain dari berbagai latar belakang juga siap bertarung menjadi ketua umum KNPI. Mantan Ketua Umum PB HMI Arip Mustopa, kader PAN Sahrin Hamid, anggota DPD Sutan B Najamuddin, dan mantan ketua umum KNPI versi Kongres Ancol Ahmad Doli Kurnia juga akan ambil bagian dalam perebutan ketua umum.
Taufan kepada JPNN mengatakan hanya ingin menjabat satu periode saja. ”Jika saya terpilih, saya akan meneruskan tradisi founding fathers KNPI selama ini, yaitu memegang jabatan satu periode saja,” katanya, Selasa (25/10).
Salah satu program dari pria yang akrab disapa Ten ini hampir mirip program Golkar, fokus membangun dan merangkul basis massa di pedesaan. Menurut Taufan, potensi pemuda di daerah khususnya di perdesaan tidak bisa dipandang sebelah mata. Taufan akan memberdayakan potensi kepemimpinan pemuda di pedesaan jika dirinya terpilih menjadi Ketua Umum KNPI.
Salah satu pimpinan Barisan Muda Kosgoro (BMK), Andi Hermawan, tidak membantah majunya Ten bagian langkah menyukseskan Aburizal Bakrie di Pemilu 2014 mendatang. ”Taufan memang dipersiapkan mensukseskan Ical,” katanya.
Majunya Taufan didukung BMK, Golkar, dan underbow Golkar lainnya, diprediksi bakal head to head dengan Akbar Zulfakar didukung Tommy Soeharto. Zulfakar pernah menjabat Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) periode 2000-2002.
”Pak Tommy menggangap Zulfakar paling layak. Karena itu, beliau tentu akan mendukungnya bekerja sama dengan PKS,” kata Ketua Umum Pemuda Mandala Trikora, Neneng Astuty, dalam jumpa pers kemarin (24/10). Neneng mengaku juru bicara dari Tommy Soeharto.
Tommy melihat Zulfakar mampu mengakhiri dualisme kepemimpinan di KNPI. Zulfakar juga mampu meletakkan kembali ideologi Pancasila dalam tubuh KNPI. ”Kami siap memenangkan Zulfakar. Beberapa DPD dan OKP telah menyatakan dukunganya secara resmi kepada Zulfakar,” ujar Neneng yang tidak secara detail menyebutkan siapa saja pendukung Zulfakar itu.
Namun, kursi ketua umum KNPI agaknya tidak hanya milik kader parpol saja. Mantan Ketua Umum PB HMI Arip Mustopa juga berani ambil bagian. Bisa dikatakan, dari sekitar 14 calon ketua umum beredar, Arip tokoh muda pluralis dan tidak terseret kepentingan kelompok mana pun. ”Saya maju karena dorongan OKP dan KNPI daerah,” ujarnya saat jumpa pers di Hotel Sahid, kemarin.
Sebagaimana diketahui, total suara yang diperebutkan dalam pemilihan ketua umum KNPI mencapai 148 suara. Suara ini terdiri atas 33 dewan pimpinan daerah (DPD) KNPI dan dan 115 OKP. Ini akan diperebutkan sedikitnya 14 kandidat ketua umum. Bursa ketua umum KNPI kemarin bertambah lagi. (dms/jpnn)
Sumber : Padang Ekspres Rabu, 26/10/2011 12:09 WIB






0 komentar:
Posting Komentar